“Bangkitnya Pemuda Pejuang” Grand Opening Kansas SKI FK UNS

Ustadz Burhan Shodiq di Acara Grand Opening Kansas

Sentra Kegiatan Islam (SKI) FK UNS pada Selasa (21/3) pukul 16.00 mengadakan Grand Opening Kajian Selasa Sore (Kansas) di Masjid Rahmi dengan tema “Bangkitnya Pemuda Pejuang” dengan pembicara Ustadz Burhan Shodiq.

Rangkaian acara sore itu adalah pembukaan, safety induction, tilawah, sambutan dari SKI, kajian inti, sesi tanya-jawab, penutupan, dan doa.

Ustadz Burhan Shodiq dalam ceramahnya menyampaikan bahwa saat ini pemuda-pemuda dengan ideologi yang bagus belum menyebarkannya secara serius, namun banyak ideologi-ideologi yang tidak bagus namun disebarkan dengan cara yang serius dan terencana matang. Beliau mencontohkan, akun-akun sosial media yang fokusnya menyebarkan pornografi menggarap hal tersebut dengan sangat serius, sebaliknya banyak pemuda yang memiliki rencana kegiatan yang baik dan benar serta bertujuan untuk kebaikan umat namun belum digarap secara serius. Masing-masing dari kita pasti memperjaungkan ideologi masing-masing, jika ideologinya tidak diperjuangkan maka ideologi lain akan memasuki atau memenuhi dirinya. Diumpamakan dengan gelas, jika tidak kita isi dengan air maka gelas tersebut akan terisi udara.

Ustadz Burhan mengakhir dengan closing statement, Setiap kita adalah pejuang, kita akan diminta untuk memilih apakah kita akan berjuang sebagai pejuang yang melebihkan akhirat atau dunia. (afr)

Artefac 2017 “7000 penonton memeriahkan DIES Natalis UNS Bersama Sheila On 7”

Closing Ceremony ARTEFAC 2017 sukses diselenggarakan dengan mengundang dua artis ternama, Sheila On 7 dan Dipha Barus. Kehadiran dua artis papan atas ini cukup Memeriahkan lapangan parkir Manahan, Solo.

Closing Ceremony ini termasuk rangkaian acara terakhir dari keseluruhan acara ARTEFAC 2017. Sebelumnya telah diadakan lomba basket dan monolog yang dimulai sejak Kamis (2/3) lalu lomba futsal, band dan dance competition yang dimulai sejak minggu (5/3) lalu, dan berakhir di Closing Ceremony pada Sabtu (11/3/2017).

Closing ceremony dimulai sejak pukul 15.30 dengan penampilan dari pemenang-pemenang Lomba Band dan Dance Competition. Setelah itu selepas break maghrib, diisi oleh soloensis,  lalu jam 8 Band asal Jogja yang ditunggu-tunggu ini menghibur penonton dengan lagu romansa nan syahdu. Band yang dipimpin oleh Duta sebagai vokalisnya ini mengawali penampilannya dengan lagu Hingga Ujung Waktu lalu diakhiri dengan lagu Kisah Klasik Untuk Masa Depan.

Sekitar 7000 penonton antusias menikmati musik dari para pengisi acara Artefac 2017 ini, diantaranya adalah Dita dan Azka. “Acaranya bagus. Salah satu acara buat memperingati Dies Natalis UNS ke 41 yang seru banget, apalagi dengan bintang tamu Sheila On 7 dan Dipha Barus. Penontonnya juga rame.” ungkap mereka.

Dengan membludaknya penonton acara ini, Hilmi, CEO Closing Ceremony Artefac 2017 mengaku puas karena jumlah penonton melebihi ekspektasi. Ia mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan oleh persiapan rangkaian acara artefac yang dimulai sejak bulan Mei 2016 dan didukung dengan konsep dan target penonton yang jelas.

Sedangkan Ketua umum Artefac 2017, Prata Besto, mengungkapkan bahwa kesuksesan acara ini berdasarkan planning yang matang, pengelolaan SDM yang baik, pengaturan keuangan yang efektif, serta metode pemasaran dan publikasi sesuai ilmu yang didapatnya di perkuliahan. Selain itu, dengan adanya inovasi yang membedakan dengan Artefac tahun lalu juga menjadi poin tambahan untuk kemeriahan Artefac 2017. Selanjutnya, karena acara ini menjadi Annual Event, maka seluruh rangkaian Artefac 2017 ini nantinya akan menjadi tolak ukur dari penyelenggaraan Artefac 2018 yang diharapkan dapat lebih meriah dan melebihi ekspektasi.

Longmarch ArtEduCare Curi Perhatian Pengunjung CFD Slamet Riyadi Solo

Longmarch oleh mahasiswa FKIP UNs

Suasana tidak biasa terlihat di depan gedung CIMB Jalan Slamet Riyadi pada hari Minggu (05/03). Sebuah rombongan longmarch terlihat memadati jalan. Namun, ada yang berbeda dari longmarch ini. Busana yang dikenakan tidaklah biasa. Mulai dari pasukan paskibraka  sampai buto warna warni dapat ditemukan di longmarch ini. Longmarch dilaksanakan sepanjang Jalan Slamet Riyadi dimulai dari depan gedung CIMB Solo.

Ketotalitasan Mahasiswa FKIP UNS dalam melakukan parade

Parade ini dilaksanakan oleh mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret sebagai ajang promosi dan propaganda pameran ArtEduCare (AEC). Busana yang unik dan tidak biasa sengaja dikenakan, untuk menarik minat masyarakat umum.

ArtEduCare (AEC) merupakan pameran yang diselenggarakan oleh Himpunan Prodi Seni Rupa (HIMAPROSER) FKIP UNS. Pameran ini diadakan setiap tahun, dan tahun ini merupakan tahun ke-8 diselenggarakannya ArtEduCare. Namun sebenarnya, tahun ini merupakan kali ke-10 diadakannya pameran setelah sebelumnya berlangsung dengan nama yang berbeda.

ArtEduCare akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret – 1 April 2017 mendatang di Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta.

“Diambil dari nama event ini yaitu Art (seni), Edu (pendidikan) dan Care (peduli). Melalui karya seni, diharapkan para seniman dapat mendidik dan menunjukkan rasa peduli kepada masyarakat,”  tutur Kristian Fajar, ketua ArtEduCare (AEC) ke-8, menjelaskan.

Sebelumnya, mahasiswa prodi Pendidikan Seni Rupa telah melaksanakan berbagai workshop pada berbagai golongan masyarakat untuk melatih dan meningkatkan kemampuan berkarya masyarakat secara umum. Antara lain, workshop kain perca dan sablon di salah satu kampung di Surakarta dan sebelumnya pelatihan membuat kerajinan di SLB, SD, TK, dan panti asuhan.

Acara ini didukung oleh perkumpulan seni se-Jawa. Telah dikonfirmasi, perwakilan dari Brunei dan Singapura juga akan mengikuti rangkaian acara ini. Sasaran dari acara ini merupakan masyarakat umum. Namun, lebih difokuskan pada anak-anak, karena anak merupakan awal dari pembentukan karakter suatu bangsa.

 

[GALLERY] Hari Ketiga SeMarFest

 

Suasana Halaman Depan Rektorat

UNS -1st Sebelas Maret International Festival (SeMarFest) memasuki hari terakhir – hari ketiga, Minggu (5/3/2017). SeMarFest merupakan kegiatan menampilkan kemajuan UNS dalam usianya yang 41 tahun dengan melibatkan semua fakultas dan unit yang ada. SeMarFest menampilkan sejumlah karya riset, produk, pentas seni, serta kuliner.

Pada hari terakhirnya, SeMarFest memulai acara pada pukul 8 pagi dengan pertunjukan dance.
Acara berlangsung dengan diisi berbagai pertunjukan lainnya, seperti Acoustic Music, Acoustic Band, Tarian tradisional, dan sebagainya. (red)

Panggung Utama Depan Rektorat

Stand FK

Stand FIB

Stand FISIP

Stand FKIP

Stand FP

Stand FSRD

Stand FT

Stand UNS Go Kart Team

Stand International Office UNS

Stand UPT Laboraturium Terpadu

Stand UPT Perpustakaan UNS

Semarak Dies Natalis UNS 41: Tingkatkan Kelas Usaha Melalui Pajak

Narasumber Seminar “Mendorong Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Paska Amnesti pajak”.

UNS – Perayaan Dies Natalis Universitas Sebelas Maret ke 41 pada tahun ini semakin meriah dengan terselenggaranya Seminar Nasional yang diadakan atas kerjasama dari LPPM UNS dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), OJK, Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri. Seminar Nasional ini bertema “Mendorong Kepatuhan Wajib Pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Paska Amnesti pajak”. Ratusan peserta seminar yang terdiri dari Mahasiswa, Dosen, tamu undangan, dan pihak UMKM Solo dan sekitarnya mengikuti seminar nasional yang dilaksanakan Sabtu (4/3) mulai dari pukul 7.30 hingga 12.00 WIB bertempat di Auditotium UNS. Tujuan diadakannya seminar ini diantaranya adalah untuk membantu umkm mengetahui bagaimana mengakses keuangan maupun cara pelaporan keuangan dan mengajak khalayak untuk melaksanakan wajib pajak.

UMKM sangat penting karena setidaknya ada 1 juta UMKM yang ada di Tanah Air. UMKM juga memiliki peran yang besar, diantaranya kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor; penyedia lapangan kerja terbesar, pelaku utama dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Usaha besar dimulai dari usaha mikro kecil lalu menengah dan besar. UMKM menjadi bentuk ikhtiar untuk mengembangkan wirausaha pemula. Pemerintah harus mendukung dengan suku bunga rendah, perijinan murah, hingga kebijakan pajak yang tidak memberatkan sehingga dapat menjadi penopang ekonomi negara.

Prof. Dr. PM Johan Hutagaol menjelaskan tax amnesti adalah kesempatan untuk masyarakat wajib pajak untuk berbenah atau menyelesaikan masa lalu saat belum taat pajak dengan cara sederhana dan biaya murah. Tax amnesti menyambut era keterbukaan keuangan untuk masyarakat global tahun 2018. Instrumen pajak bukan hanya untuk menghimpun APBN, tapi digunakan untuk mengatur tatanan ekonomi kehidupan sosial masyarakat Indonesia termasuk UMKM.

Diterbitkannya PP No. 46 Tahun 2013 bermaksud memberikan kemudahan dan menyederhanakan peraturan pajak sehingga masyarakat Wajib Pajak mudah dalam melakukan kewajiban perpajakannya baik dalam menyetor maupun melaporkan pajak, memberikan pengetahuan tentang perpajakan kepada masyarakat bahwa pajak itu tidak sulit dengan tarif yang sederhana, membayar pajak hanya 1%, mengedukasi masyarakat tentang transparansi dalam melakukan kewajiban perpajakannya, memberikan kesempatan lebih besar kepada masyarakat untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan negara.

Dr. Aviliani, SE, MSi menerangkan bahwa tax amnesty pertama diterapkan di India dan menyebabkan perkembangan yang pesat. Indonesia masih memiliki banyak orang yang seharusnya wajib pajak tapi tidak menjadi wajib pajak, perorangan dengan gaji 4,5 juta dan badan usaha dengan omset 0 – 4,8 milyar. Pajak digunakan untuk membuat fasilitas publik, kesehatan, pendidikan dan kesempatan kerja.

Merupakan peran perguruan tinggi untuk mempertemukan antara usaha kecil menengah dan besar untuk keseimbangan yang lebih baik. Sektor yang memiliki kesempatan untuk berkembang adalah e-commerce yang akan tumbuh 10% dan pertanian atau agrikultural yang tidak akan pernah mati. UMKM harus bicara tentang global value, yang akan berdampak bagi Indonesia. Ikut tax amnesti untuk menjadi satu langkah pertama membesarkan usaha. Negara Indonesia bisa tegak berdiri dan menuju cita-cita makmur dan sejahtera bukan hanya urusan pemerintah, melainkan kita bersama diantaranya dengan membayar pajak. (Fat)

Fadhila Balqis Nurfitria, S.Ked Beri Sambutan di Acara Wisuda Periode I 2017 UNS

Sabtu (25/2), Wisuda Periode I Tahun 2017, Auditorium UNS, Solo.

UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) mewisuda 1.689 lulusan pada acara Wisuda Periode I Tahun 2017, di Auditorium UNS, Solo, Sabtu (25/2). Pewisudaan dilaksanakan dua kali yaitu sesi pagi hari dan siang hari. 1.689 wisudawan terdiri dari 369 wisudawan lulusan Pascasarjana, 49 wisudawan lulusan Program Pendidikan Dokter Spesialis, 1.101 wisudawan lulusan Program Sarjana, dan 143 wisudawan lulusan Program Diploma. Menurut Wakil Rektor I Bidang Akademik UNS, Prof. Drs. Sutarno, M.Sc, PhD, sejak berdirinya Universitas Sebelas Maret hingga wisuda kali ini, jumlah lulusan program Doktor, Magister, Dokter Spesialis, Profesi Akuntan, Sarjana, dan Diploma UNS tercatat telah mencapai 162.696 alumni.

Wisudawan Fakultas Kedokteran periode ini terdiri dari 111 wisudawan dari Prodi Pendidikan Dokter, 32 wisudawan dari Prodi Psikologi, 6 wisudawan dari Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 2 wisudawan dari Prodi Bidan Pendidik, dan 1 wisudawan dari Prodi Hiperkes dan Keselamatan Kerja.

Fadhila Balqis N, S. Ked menyampaikan sambutan sebagai perwakilan wisudawan

Fadhila Balqis N, S. Ked sebagai perwakilan wisudawan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengajar terutama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menjadikan dirinya dan seluruh wisudawan lainnya untuk belajar, berkembang, berkarya, mengambil keputusan, mengambil kesempatan, gagal, bangkit, berhasil, dan segala hal yang telah dilalui. Harapan untuk kampus tercinta, semoga UNS berhasil menjadi World Class University yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya nasional, menjadi lingkungan akademis yang dinamis dan terus menerus memperbaiki kualitas pendidikannya. Lebih lanjut ia berpesan agar wisudawan dapat memaksimalkan kebermanfaatan ilmu yang telah didapatkan, mengharumkan almamater dengan karya-karya yang inovatif dan solutif untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat, bangsa dan negara. Dibalik momen ini menunggu petualangan baru bagi kita semua, mari gunakan bekal yang kita dapat di kampus ini untuk menjawab tantangan yang ada diluar kampus. Apapun profesinya nanti pastikan untuk menjadi penjaga kehidupan. Setiap orang, apapun profesinya adalah penjaga kehidupan apabila bersungguh-sungguh melakukan pekerjaannya dan peka terhadap lingkungan sekitanya. Jadilah penjaga kehidupan karena siapa menjaga satu kehidupan manusia seakan-akan memelihara kehidupan seluruh manusia, dan siapa yang menghilangkan satu kehidupan manusia maka seakan-akan membunuh selurh manusia.

Sambutan Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS

Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS selaku Rektor UNS berpesan agar Gelar Kesarjanaan atau Ahli Madya menjadi identitas. Identitas Integelesia, Identitas Kesarjanaan, Identitas Alumni suatu Kampus. Beliau lebih lanjut menjelaskan bahwa dalam kehidupan hanya identitas tidaklah cukup, ada 1 hal lain yang tidak kalah penting yaitu personalitas. Identitas dan personalitas menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Personalitas yang membuat kita berhasil adalah adanya jati diri, menjadi individu yang berkarakter. Orang yang berkarakter dan memilikki Identitas Intelegesi akan berani bertanggungjawab atas pendapatnya sendiri dan berani menolak pertanggungjawaban akan sesuatu yang bertentangan dengan pendapat atau keyakinannya. Personalitas yang merupakan ciri alumni UNS ialah sarjana yang berkarakter UNS, ada 6 budaya yang merupakan ciri khas karakter alumni yaitu berorientasi kepada prestasi dan kepuasan pelayanan, bekerjasama, menjunjung tinggi integritas, berorientasi jangka panjang (visioner), dan berwawasan kemandirian. (red)

Dokumentasi : https://uns.ac.id/id/uns-update/wisuda-uns-kembali-diwarnai-dengan-lulusan-muda-aktif-dan-berprestasi.html

Nantikan Kemeriahan Dies Natalis UNS Ke-41 Bersama ARTEFAC

Pers Conference ARTEFAC UNS 2017

Art and Sport Appreciation by  Economic and Business Faculty of UNS atau lebih dikenal dengan ARTEFAC UNS merupakan suatu serangkaian acara untuk memperingati Dies Natalis UNS ke-41. Acara ini merupakan acara yang selalu ada setiap tahunnya, dan tahun ini telah memasuki tahun ke-4 dengan mengusung tema “Mars in March”.

Kata “Mars” sendiri diambil karena ingin mengusung tema outerspace yang jarang diusung oleh acara-acara lain di UNS. Sedangkan kata “March” merujuk pada bulan dimana acara tersebut terselenggara setiap tahunnya, untuk memberi presepsi kepada masyarakat bahwa ARTEFAC diselenggarakan setiap bulan Maret.

ARTEFAC sendiri memiliki serangkaian acara yang meliputi berbagai perlombaan di bidang olahraga dan seni. Diantaranya adalah kompetisi futsal, basket, dance, monolog, serta band yang diikuti oleh berbagai universitas dan SMA/SMK dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh 16 universitas dan 16 SMA/SMK untuk kompetisi futsal dan basket, 22 universitas dan 10 SMA/SMK untuk kompetisi monolog, 20 tim dance, serta 45 group band. Serangkaian acara tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 2-10 Maret 2017.

Acara puncak sebagai Closing Ceremony rangkaian acara ARTEFAC 2017 dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2017 bertempat di Lapangan Parkir Selatan Stadion Manahan Solo. Acara ini akan dimeriahkan oleh Sheila On 7 dan beberapa artis lokal lainnya. “Alasan kami memilih Sheila On 7 sebagai bintang tamu dalam Closing Ceremony ARTEFAC UNS 2017 karena sesuai dengan hasil survey pasar yang telah kami lakukan. Selain itu, untuk mengangkat nama ARTEFAC UNS ini agar lebih dapat menarik perhatian masyarakat Solo, Jogja, dan sekitarnya,” ucap Prata Besto Eltino, selaku CEO Artefac UNS 2017. (red)

Info seputar ARTEFAC : http://www.artefacfebuns.com

Semarakan Sebelas Maret Cup, INKAI Gelar Latihan Bersama

Jpeg

Latihan Bersama INKAI di CFD Solo

Dalam rangka menyemarakkan Sebelas Maret Cup dan menjalin silaturahmi dengan perkumpulan karate se-Solo Raya, UKM INKAI Universitas Sebelas Maret menggelar latihan bersama di CFD Jalan Slamet Riyadi Solo pada hari Minggu (26/2).

INKAI Universitas Sebelas Maret merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) di UNS untuk mengembangkan potensi baik dalam organisasi maupun prestasi, terutama dalam bidang olahraga Karate. Latihan rutin INKAI UNS dilaksanakan setiap hari Senin, Rabu, Jumat. Tidak hanya mahasiswa, khalayak umum dapat pula mengikuti kegiatan latihan rutin ini.

Jpeg

Semangant Anggota INKAI dalam Latihan Bersama

Lebih dari 40 peserta yang berasal dari berbagai kalangan usia mengikuti acara yang dimulai pada pukul 06.30 WIB. Acara dimulai dengan pembacaan sumpah karate oleh para peserta. Dilanjutkan dengan latihan bersama, penampilan dari sabuk hitam, lomba-lomba, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Sebelas Maret Cup (SeMar Cup) merupakan kejuaraan karate antar mahasiswa se-Asia Tenggara yang merupakan salah satu program kerja dari UKM INKAI UNS. Telah dikonfirmasi bahwa Brunei dan Malaysia akan mengikuti kejuaraan bergengsi tahun ini. UNS sendiri telah mempersiapkan lebih dari 20 atlet,  akan dilakukan penyeleksian kembali dan yang terbaik akan dipilih untuk mengikuti acara tersebut. Kejuaraan ini diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Tahun ini merupakan tahun ke-10 diselenggarakannya Sebelas Maret Cup. Kejuaraan ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Maret 2017 di GOR Sritex Arena Solo.(red)

Info Seputar INKAI UNS : http://inkai.uns.ac.id/

[Mading] Tips Menghubungi Dosen

      Tak ada komentar pada [Mading] Tips Menghubungi Dosen

Hai, MARU-ers!!

Selamat datang di bangku pendidikan perguruan tinggi!

Masa dimana kamu harus melepas rasa manja di bangku SMA dan mulai belajar mengekplorasi diri di dunia perkuliahan. Saat SMA kamu sudah terbiasa dengan jadwal pelajaran yang teratur oleh pihak sekolah. Saat ada perlu dengan salah satu guru pun kamu tinggal mencari di ruang guru. Tapi, semua itu akan sulit kamu lakukan setelah kamu menjadi SEORANG MAHASISWA. Ada kalanya, Continue reading