World Health Day; Beat Diabetes

 

 

World Health Day 2016 : Stay Super, Halt the rise, Beat Diabetes

World Health Day 2016 : Stay Super, Halt the rise, Beat Diabetes

 

Kesehatan merupakan suatu anugrah yang tidak dapat digantikan. Namun sayangnya banyak orang yang luput untuk menghargai nilai anugrah kesehatan ini, apa lagi saat dikala sedang tidak dalam keadaan sakit. Bertepatan pada tanggal 7 April 2016 ini, WHO kembali merayakan world health day. World health day pada tahun ini mengambil tema mengenai penyakit yang tanpa kita sadari angka kejadiannya terus meningkat mencapai 422 juta di dunia. Penyakit ini adalah diabetes. Continue reading

[Artikel Lepas] Safety is My Life

gambar 1. Acara semarak K3

gambar 1. Acara semarak K3

oleh: Fatimah Nur R.

Untuk memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Internasional yang jatuh pada tanggal 28 April, pagi lalu (20/03) mahasiswa D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja FK UNS turun ke jalan Slamet Riyadi Solo untuk mempromosikan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dalam acara Semarak K3.

Continue reading

Sambut Dies Natalis UNS ke-40, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Adakan Serangkaian Bakti Sosial

 

gambar 1. Gerakan Senam di CFD Slamet Riyadi.

gambar 1. Gerakan Senam di CFD Slamet Riyadi.

 

Perayaan tidak harus dirayakan dengan sesuatu yang meriah, megah atau dengan konser yang berbintang tamu kan artis besar Tanah Air. Menginjak LUSTRUM ke-8 kali ini, Fakultas Kedokteran UNS berniat untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat dengan mengadakan serangkaian Bakti Sosial dengan tema “Bakti UNS untuk Masyarakat Sehat Sejahtera”.

Continue reading

Memasuki Kepala 4, UNS Gelar Talkshow dan Stand Pameran di The Park Mall Solo

Haloo para pembaca setia Erythro!

Ada kabar gembira nih. Erythro kembali lagi dari tidur panjangnya, teman-teman!

Dan kembalinya Erytro ini bertepatan dengan Dies Natalis UNS ke – 40TH.

Jadiii, penasaran kan apa saja yang akan di post di tulisan ini mengenai Dies Natalis UNS?? Yuk, baca! Selamat membaca, Eryhtro Readers!

Continue reading

Rayakan Hari Batik Nasional!

      No Comments on Rayakan Hari Batik Nasional!

Oleh: Novitasari Fauziah

Tanggal 2 Oktober memang sudah lewat. Namun, ada apa sebenarnya dengan tanggal 2 Oktober? Ya, tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional berawal pada tahun 2009. Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan UNESCO secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009. (dikutip dari wikipedia.org.) Dalam situs resminya UNESCO menulis bahwa batik Indonesia memiliki banyak simbol yang erat hubungannya dengan status sosial dari masyarakatnya, kebudayaan lokal, alam dan sejarah itu sendiri. Batik bukan hanya bahan untuk membuat pakaian, tapi batik dinilai sebagai identitas bangsa Indonesia.

Pada tanggal 2 Oktober ini, banyak mahasiswa yang memakai batik. Kebetulan hari itu juga bertepatan dengan hari Jumat di mana semua pegawai instansi pemerintah, BUMN, dan swasta diwajibkan memakai seragam batik. Banyak juga loh, mahasiswa FK UNS yang rame-rame memakai batik. Kalo gak kita yang cinta budaya sendiri siapa lagi. Lestarikan Batik, Budayakan warisan Indonesia! Selamat Hari Batik Nasional 2015!

Misteri di Balik Hari Kesaktian Pancasila

Oleh: Galuh Sekar P.

Bagi beberapa kalangan mungkin susah membedakan antara Hari Kesaktian Pancasila dengan Hari Lahirnya Pancasila. Hari Lahirnya Pancasila merupakan hari dimana Pancasila pertama kali diperdengarkan kepada umum, yaitu pada tanggal 1 Juni 1945, saat Soekarno mengusulkan nama dasar negara kita dengan nama Pancasila. Sedangkan Hari Kesaktian Pancasila adalah hari dimana Pancasila dianggap sebagai dasar negara yang tak tergantikan. Hari kesaktian pancasila juga berhubungan erat dengan peristiwa G30SPKI. Continue reading

Childhood Cancer Care, Sebuah Harapan Pejuang Cilik di Ruang Maya Ananta

  By: Amola Besta T.    

     Jika kita pada kesempatan waktu berada di RS Moewardi maka sempatkanlah untuk menuju ke sebuah ruang di Bangsal Melati. Sebuah ruang bermain bernama Maya Ananta, berisikan berbagai macam pasien anak yang didominasi oleh para pejuang cilik kita, yaitu para penderita kanker yang masih anak-anak, waktu dimana mereka seharusnya bermain dengan bebasnya, belajar, dan menghabiskan waktu mereka di alam bebas bersama temannya. Bukalah pintu ruang tersebut dan kau akan melihat secerah senyum terpancar dari wajah mereka di samping keadaan mereka yang membuat mereka harus menjalani berbagai macam terapi rutin. Mereka tetap tersenyum. Continue reading

Dilema Anak-anak Pencari Nafkah

      1 Comment on Dilema Anak-anak Pencari Nafkah

Oleh: Yaasin Rachman Noor

Apa yang terlintas di pikiran kita ketika kita ditanya apa sih yang dimaksud dengan anak? Menurut Undang – Undang Nomor 23 tahun 2002 pasal 1 ayat (1) yang dimaksud anak adalah semua orang yang belum mencapai umur 18 tahun, termasuk anak dalam kandungan. Dijelaskan dalam Undang – Undang nomor 39 tahun 1999 pasal 1 ayat (5) anak merupakan setiap manusia yang berusia di bawah 18 tahun dan belum menikah, termasuk anak dalam kandungan. Anak di sisi lain juga merupakan anugerah bagi para orang tua yang jelas akan selalu disayangi dan dilindungi oleh mereka. Selain itu, anak juga merupakan generasi penerus bangsa karena siapa lagi yang akan menggantikan tokoh – tokoh yang berpengaruh kalau bukan anak yang nantinya menjadi dewasa?

Continue reading

Belajar Peduli Melalui Crisis Centre KBM FK UNS

photo credit: http://himapsi.fk.uns.ac.id/

Oleh: Hendri dan Zahra

Crisis Center KBM FK UNS merupakan sebuah wadah yang dibentuk untuk menggalang  dana atau bantuan ketika terjadi bencana, sebagai bentuk kepedulian Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS (FK UNS) terhadap bencana alam. Crisis Centre bekerjasama dengan divisi pengabdian masyarakat di kelima program studi di FK UNS untuk mengumpulkan bantuan dan  dana ketika terjadi bencana. Misalnya, baru-baru ini crisis centre mengumpulkan bantuan untuk membantu korban asap di Sumatera. Continue reading